Pernahkah Anda melihat pesan kesalahan yang berbunyi "Fatal error: Allowed memory size of ... bytes exhausted" saat sedang asyik mengelola website? Jika ya, jangan panik. Anda sedang membutuhkan panduan tentang cara mengatasi error allowed memory size pada WordPress. Masalah ini biasanya terjadi ketika plugin atau tema yang Anda gunakan memerlukan kapasitas memori yang lebih besar daripada yang disediakan oleh server hosting Anda secara default. Memahami cara mengatasi error allowed memory size pada WordPress sangatlah penting agar performa situs tetap stabil dan terhindar dari White Screen of Death. Dengan menerapkan langkah-langkah dalam cara mengatasi error allowed memory size pada WordPress, Anda dapat meningkatkan batas memori PHP (PHP Memory Limit) secara mandiri melalui beberapa metode teknis yang sederhana namun sangat efektif.


Mengapa Error Ini Bisa Terjadi?

Secara teknis, WordPress adalah aplikasi berbasis PHP. Seperti halnya komputer yang butuh RAM untuk menjalankan aplikasi, PHP juga butuh "ruang bernapas" berupa memori untuk menjalankan skrip.

Penyebab umum meliputi:

  • Plugin yang Berat: Menggunakan terlalu banyak plugin atau plugin dengan kode yang kompleks (seperti Elementor atau WooCommerce).

  • Tema yang Rumit: Tema premium sering kali memakan banyak memori untuk fitur kustomisasinya.

  • Konfigurasi Server: Hosting biasanya membatasi memori pada angka rendah (misal: 64MB) untuk menjaga kestabilan server bagi pengguna lain.


Metode 1: Edit File wp-config.php (Cara Termudah)

Metode ini adalah cara yang paling sering berhasil. Anda hanya perlu menambahkan satu baris kode ke dalam file konfigurasi utama WordPress.

Langkah-langkah:

  1. Login ke cPanel atau hubungkan akun Anda melalui FTP (FileZilla).

  2. Cari file bernama wp-config.php di folder utama (root) website Anda.

  3. Klik kanan dan pilih Edit.

  4. Cari baris yang mengatakan: /* That's all, stop editing! Happy publishing. */.

  5. Tambahkan kode berikut tepat di atas baris tersebut:

define( 'WP_MEMORY_LIMIT', '256M' );

Angka 256M biasanya sudah cukup untuk sebagian besar website. Jika masih error, Anda bisa mencoba 512M.


Metode 2: Mengubah Melalui .htaccess

Jika metode pertama tidak membuahkan hasil, server Anda mungkin mengikuti instruksi dari file .htaccess.

Langkah-langkah:

  1. Buka File Manager di cPanel.

  2. Temukan file .htaccess di folder public_html.

  3. Tambahkan kode berikut di bagian paling bawah:

php_value memory_limit 256M

Metode 3: Menggunakan File php.ini atau user.ini

Beberapa penyedia hosting mengharuskan Anda mengatur limit memori melalui file konfigurasi PHP secara langsung.

Langkah-langkah:

  1. Buat file baru di folder root website Anda dan beri nama php.ini (atau user.ini tergantung aturan hosting).

  2. Ketikkan baris berikut di dalam file tersebut:

    memory_limit = 256M

  3. Simpan dan coba muat ulang website Anda.


Metode 4: Menggunakan Fitur MultiPHP INI Editor di cPanel

Bagi Anda yang menyukai antarmuka visual tanpa perlu menyentuh kode, WarnaHost atau penyedia hosting lainnya biasanya menyediakan alat ini.

  1. Login ke cPanel.

  2. Cari menu Software > MultiPHP INI Editor.

  3. Pilih domain Anda pada menu dropdown.

  4. Cari kolom memory_limit, ubah nilainya menjadi 256M atau 512M.

  5. Klik Apply.


Perbandingan Limit Memori yang Disarankan

Jenis Website Rekomendasi Memory Limit
Blog Sederhana 128MB
Website Bisnis + Page Builder 256MB
Toko Online (WooCommerce) 512MB
Portal Berita High Traffic 512MB ke atas

Bagaimana Jika Error Masih Berlanjut?

Jika Anda sudah mencoba semua cara mengatasi error allowed memory size pada WordPress di atas namun tetap gagal, ada dua kemungkinan:

  1. Server Membatasi Secara Hard Limit: Beberapa paket hosting murah membatasi memori dari sisi server pusat. Tidak peduli seberapa besar angka yang Anda tulis di .htaccess, mereka tetap menguncinya. Solusinya adalah menghubungi Customer Support hosting Anda.

  2. Kebocoran Memori (Memory Leak): Ada plugin yang memiliki kode buruk sehingga terus-menerus memakan memori tanpa henti. Cobalah matikan semua plugin dan aktifkan satu per satu untuk menemukan pelakunya.


Kesimpulan

Masalah memory exhausted bukan berarti website Anda rusak, melainkan hanya butuh "ruang" lebih untuk memproses data. Dengan menerapkan salah satu dari cara mengatasi error allowed memory size pada WordPress di atas, website Anda akan kembali normal dalam waktu kurang dari 5 menit.

Pastikan Anda tidak mengatur limit terlalu tinggi (misal: 2GB) jika kapasitas RAM hosting Anda terbatas, karena hal ini justru bisa menyebabkan server menjadi tidak stabil.